Arminus Wuni Wasa Apresiasi Dua Penghargaan Mendagri untuk Kabupaten Ende
HARIAN FLORES.COM - ENDE — Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Ende, Arminus Wuni Wasa, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ende yang berhasil meraih dua penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Apresiasi tersebut disampaikan Armin kepada media ini Sabtu (18/9/2026).
Ia menilai capaian tersebut menjadi catatan positif dalam perjalanan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Ende, terutama dalam bidang pendidikan.
“Ini sebuah fenomena baru dalam mengurus pendidikan di Kabupaten Ende,” ujar Armin.
Menurut dia, penghargaan yang diterima Pemkab Ende menunjukkan adanya hasil dari kebijakan dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.
Armin juga menyoroti kepemimpinan Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, yang menurutnya berani mengambil sejumlah kebijakan yang tidak selalu populer.
Ia menilai seorang pemimpin tidak hanya dituntut mengambil kebijakan yang menguntungkan secara politik, tetapi juga harus berani membuat keputusan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan pembangunan jangka panjang.
“Bupati Ende dikenal sebagai pemimpin yang berani melakukan banyak kebijakan yang tidak populer. Secara politik mungkin merugikan dirinya sendiri, tetapi itulah seorang pemimpin yang tidak hadir hanya untuk meninabobokan rakyat,” katanya.
Armin mengatakan, keberanian mengambil kebijakan harus ditempatkan dalam kerangka membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Ia menilai hasil yang diperoleh pemerintah daerah saat ini perlu dilihat sebagai bagian dari proses pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik jangka pendek.
“Dia berani dibenci demi membangun Kabupaten Ende yang bersih dan berwibawa,” ujar Armin.
Lebih lanjut, Armin berpandangan bahwa seorang kepala daerah seharusnya tidak hanya memikirkan keberlanjutan karier politik, mempertahankan jabatan, ataupun membangun citra pribadi.
Menurutnya, kepemimpinan pemerintahan harus memiliki orientasi yang lebih jauh, yakni meninggalkan fondasi pembangunan yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan generasi mendatang.
“Hasil hari ini adalah bukti bahwa dalam memimpin, dia tidak memikirkan tentang karier politik berikutnya atau mempertahankan jabatan yang ada maupun membangun citra. Dia lebih berpikir tentang bagaimana generasi berikutnya,” imbuh Armin.
Armin menambahkan, generasi muda Kabupaten Ende pada masa mendatang akan menilai kepemimpinan masa kini berdasarkan warisan pembangunan yang ditinggalkan.
Menurut dia, hal yang akan dirasakan dan diingat masyarakat bukan semata-mata popularitas seorang pemimpin, melainkan kualitas pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata.
“Generasi muda Kabupaten Ende kelak tidak akan mengingat siapa yang paling populer di masanya. Mereka akan mengingat siapa yang meninggalkan pendidikan yang bermutu dan layak, air yang bersih, kota yang layak untuk semua orang, dan sistem yang jujur,” tegasnya.
Karena itu, Armin berharap penghargaan yang diterima Pemkab Ende dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal berbagai program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Ende.
Bagi Armin, penghargaan bukan hanya menjadi simbol pencapaian pemerintah daerah, tetapi juga harus menjadi dorongan untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja pemerintahan demi kepentingan masyarakat serta generasi Ende di masa mendatang. (*)