Carmenita dan Levico Butik Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Lise Lowobora di Ende
HARIAN FLORES.COM -ENDE -
Putri Pariwisata Indonesia 2026, Lusia Carmenita Rosalia Lamba atau yang akrab disapa Carmenita, bersama perwakilan Levico Butik menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako kepada warga Desa Lise Lowobora, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis, (17/09/2026)
Bantuan ini diberikan kepada warga yang terdampak gempa bumi Flores yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu.
Hal ini menjadi bentuk kepedulian Carmenita bersama Levico Butik terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, terutama keluarga yang terdampak langsung akibat gempa.
Carmenita menyampaikan bahwa kehadirannya bersama perwakilan Levico Butik di tengah masyarakat Lise Lowobora merupakan bagian dari kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana.
"Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga penerima", ujarnya
Menurut Carmenita, dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana tidak hanya diperlukan pada saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan setelah bencana.
"Hadir secara langsung di tengah situasi masa pemulihan pasca gempa merupakan bentuk penguatan kepada warga masyarakat agar bisa bangkit", tandasnya.
Sementara itu, Mama Maria, salah seorang warga Desa Lise Lowobora, menyambut baik bantuan yang diberikan.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Carmenita bersama Levico Butik untuk bantuan yang diberikan.
"Bagi kami warga Lise Lowobora, bantuan sembako yang diberikan memiliki arti penting, karena dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi masyarakat yang masih berada dalam proses pemulihan pascagempa", imbuhnya.
Kehadiran Putri Pariwisata Indonesia 2026 bersama Levico Butik juga menjadi bentuk solidaritas kepada masyarakat di wilayah terdampak gempa.
Warga Desa Lise Lowobora berharap kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak terhadap masyarakat terdampak bencana dapat terus berlanjut hingga kondisi kehidupan masyarakat kembali pulih.***(EB)