Dukung Pendidikan Pasca Gempa, Polres Ende Sulap Tenda Jadi Kelas Darurat di SMPN 1
HARIAN FLORES.COM - ENDE – Gempa bumi yang mengguncang wilayah Ende tak memadamkan semangat siswa untuk kembali ke sekolah. Saat sejumlah fasilitas pendidikan terdampak, Polres Ende Polda NTT bergerak cepat menghadirkan solusi: mendirikan tenda darurat yang difungsikan sebagai ruang kelas sementara.
Tenda tersebut didirikan Satuan Samapta Polres Ende di area SMPN 1 Ende, Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, Minggu malam (30/8/2026).
Pemasangan dimulai sekitar pukul 20.00 Wita dan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Ende, Iptu Jacob Steven Bessie.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung, meski kondisi bangunan sekolah belum sepenuhnya pulih akibat dampak gempa.
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla mengatakan, pendirian tenda darurat merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada siswa dan tenaga pendidik.
“Pemasangan tenda ini difungsikan sebagai ruang kelas darurat sementara. Langkah tersebut kami ambil guna memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa SMPN 1 Ende dapat terus berjalan aman di tengah kekhawatiran akibat gempa susulan,” ujar AKBP Yudhi Franata.
Menurut Kapolres, penanganan pascagempa tidak hanya berkaitan dengan pemulihan infrastruktur, tetapi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan. Salah satunya adalah keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Kehadiran tenda kelas darurat diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang aman sekaligus membantu siswa mengurangi rasa cemas setelah menghadapi gempa dan kemungkinan gempa susulan.
Pihak SMPN 1 Ende menyambut baik langkah cepat Polres Ende. Mereka mengapresiasi kepedulian kepolisian yang ikut memastikan hak pendidikan siswa tetap terpenuhi selama proses pemulihan dan perbaikan bangunan sekolah berlangsung.
Bagi para siswa, tenda tersebut bukan sekadar ruang belajar sementara. Di tempat itulah mereka kembali menatap buku, bertemu guru dan teman-teman, serta perlahan bangkit dari trauma bencana.
Pendirian tenda berlangsung aman dan lancar. Situasi di lingkungan SMPN 1 Ende hingga kegiatan selesai terpantau kondusif. (*)