Juara dan Runner-up ETMC 2025 Kompak Absen di ETMC XXXV Flores Timur 2026
HARIANFLORES.COM, LARANTUKA – Persaingan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV di Kabupaten Flores Timur tahun 2026 dipastikan kehilangan dua tim yang tampil sebagai juara dan runner-up pada edisi sebelumnya di Kabupaten Ende tahun 2025.
PSN Ngada, yang sukses keluar sebagai kampiun ETMC XXXIV tahun 2025, serta Persena Nagekeo sebagai runner-up, dipastikan tidak akan meramaikan turnamen sepak bola antarkabupaten paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut.
Absennya kedua tim ini menjadi perhatian tersendiri menjelang bergulirnya ETMC XXXV yang dijadwalkan mulai 17 November 2026 di Kabupaten Flores Timur.
Padahal, PSN Ngada dan Persena Nagekeo merupakan dua kekuatan utama yang sukses mencuri perhatian publik sepak bola NTT pada perhelatan ETMC sebelumnya.
PSN Ngada tampil sebagai juara ETMC XXXIV tahun 2025 setelah mengalahkan Persena Nagekeo dengan skor meyakinkan 2-0 dalam partai final yang berlangsung di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende.
Dua gol kemenangan Laskar Jaramasi masing-masing dicetak Heron Ago pada menit ke-11 dan Hiron Liko pada menit ke-21.
Keberhasilan tersebut mengantarkan PSN Ngada menjadi kampiun sepak bola antarkabupaten NTT tahun 2025 dan melaju ke Liga 4 putaran Nasional serta berhasil naik kasta ke Liga 3 Nasional.
Namun, pada musim kompetisi 2026, PSN Ngada memiliki agenda besar di level nasional. Tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Ngada itu dijadwalkan mengikuti kompetisi Liga 3 Nusantara musim 2026/2027 yang akan kick-off pada 13 November 2026.
PSN Ngada tergabung di Grup C bersama Donggala United, Pasuruan United, Persekabpas, Perseden, Persinab, Persipani, dan Persikutim.
Menghadapi kompetisi tersebut, Laskar Jaramasi telah menjalani persiapan dan secara resmi dilepas oleh Bupati Ngada, Raymundus Bena.
Tim ini membawa sekitar 23 pemain dengan kemungkinan memenuhi kuota maksimal 30 pemain. Skuad PSN Ngada berada di bawah arahan pelatih kepala Kletus Marselinus Gabhe.
Kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini menggunakan format double round-robin pada babak penyisihan grup. Selanjutnya, delapan tim terbaik akan bersaing dalam babak delapan besar dengan sistem single round-robin terpusat.
Juara grup pada babak delapan besar akan memperoleh tiket promosi langsung ke Liga 2 Championship.
Dengan agenda kompetisi nasional tersebut, PSN Ngada kini memiliki fokus besar untuk menjaga nama baik sepak bola NTT sekaligus memperjuangkan peluang promosi ke kasta yang lebih tinggi.
Sementara itu, kabar berbeda datang dari Persena Nagekeo. Tim berjuluk Laskar Seka Talo tersebut secara resmi menyatakan tidak akan ambil bagian dalam ETMC XXXV di Kabupaten Flores Timur.
Kepastian mundurnya Persena disampaikan langsung oleh Manager Persena Nagekeo, Marselinus F. Ajo Bupu, atau yang akrab disapa Sely Ajo.
Saat dikonfirmasi pada Jumat (30/10/2026) pagi, Sely membenarkan bahwa tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Nagekeo itu batal mengikuti turnamen ETMC tahun ini.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi anggaran daerah serta menentukan prioritas kompetisi yang harus diikuti Persena pada musim 2026.
Salah satu faktor utama adalah adanya pemisahan penyelenggaraan ETMC dengan kompetisi Liga 4 regional NTT pada tahun 2026.
Sely menjelaskan, anggaran yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui APBD, khususnya pada pos Kesejahteraan Rakyat (Kesra), diperuntukkan bagi keikutsertaan Persena dalam kompetisi Liga 4 regional NTT, bukan untuk mengikuti ETMC XXXV di Flores Timur yang kini berstatus sebagai Piala Gubernur.
"Kami batal ikut ETMC kali ini. Alasan paling pertama bahwa kemarin ketika kami pembahasan APBD, uang kan di Kesra, itu nomenklaturnya untuk Liga 4 regional NTT. Di Flores Timur ini dia Piala Gubernur. Nah, ini kesulitan kami dari sisi biaya," jelas Sely Ajo.
Ia menegaskan, Persena Nagekeo lebih memilih memprioritaskan Liga 4 regional NTT karena kompetisi tersebut merupakan bagian dari sistem sepak bola berjenjang yang terhubung dengan kompetisi nasional.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Liga 4 sangat penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan pemain serta perjalanan Persena dalam kompetisi resmi.