Kapolres Ende Apresiasi 125 Personel BKO : Kalian Telah Menyelesaikan Tugas Kemanusiaan
HARIAN FLORES. COM - ENDE-
Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., memimpin Apel Pelepasan 125 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah menyelesaikan tugas dalam Operasi Aman Nusa II Tahun 2026.
Apel pelepasan berlangsung di Pelabuhan Ferry Nangakeo, Desa Bheramari, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Minggu (6/9/2026) pukul 08.30 Wita.
Dalam apel tersebut, Kapolres Ende membacakan amanat Kapolda NTT yang berisi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada personel BKO atas dedikasi, loyalitas, disiplin dan pengorbanan selama bertugas di wilayah terdampak bencana gempa bumi Flores.
“Hari ini merupakan momentum penting bagi kita semua. Setelah melaksanakan tugas di wilayah terdampak bencana, saudara-saudara akan kembali ke satuan masing-masing,” kata Kapolres saat membacakan amanat Kapolda NTT.
Kapolda menyebutkan, selama pelaksanaan operasi, personel menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kondisi medan, keterbatasan sarana, tingginya kebutuhan masyarakat serta situasi pascabencana yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam bertindak.
Kapolda juga mengapresiasi sinergitas personel BKO dengan jajaran Polri, TNI, pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, tenaga kesehatan, relawan dan masyarakat dalam penanganan bencana.
“Kontribusi yang saudara-saudara berikan sangat berarti dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat,” ujarnya.
Kapolda menegaskan, berakhirnya Operasi Aman Nusa II tidak berarti berakhirnya kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Jajaran kepolisian kewilayahan tetap diminta memantau perkembangan situasi dan memberikan pelayanan kepolisian sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepada personel BKO yang kembali ke Kupang, Kapolda memberikan sejumlah arahan, yakni mengutamakan keselamatan selama perjalanan, melakukan konsolidasi dan evaluasi di satuan masing-masing, menjaga semangat pengabdian, memastikan kesehatan serta kelengkapan inventaris dinas.
Personel juga diminta menjaga nama baik institusi dan menjadikan pengalaman selama bertugas di wilayah bencana sebagai bahan pembelajaran untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa mendatang.
Sementara itu, Kapolres Ende secara pribadi menyampaikan pesan kepada seluruh personel BKO agar mempertahankan semangat kebersamaan dan kepedulian yang telah ditunjukkan selama operasi.
“Bencana mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan terbesar dalam menghadapi situasi sulit adalah kebersamaan, kepedulian, dan sinergitas,” ujar Yudhi.
Ia meminta para personel kembali ke satuan masing-masing dengan rasa bangga setelah menyelesaikan tugas kemanusiaan.
“Kembalilah ke satuan masing-masing dengan rasa bangga karena saudara-saudara telah menyelesaikan tugas kemanusiaan ini dengan baik,” katanya.
Apel tersebut diikuti Pejabat Utama Polres Ende, perwira BKO Polda NTT, satu pleton Kompi III Satbrimob Ende, satu pleton personel BKO Polda NTT dan satu pleton personel Polres Ende.
Sebanyak 125 personel BKO selanjutnya kembali ke satuan masing-masing di Kupang setelah menyelesaikan penugasan dalam Operasi Aman Nusa II Tahun 2026. (*)