Maumere, NTT · 4 November 2026 3 online · 117 hari ini
Terbaru
Proyek Watergen di Semparong, Sikka Bersumber dari Dana PEN, Berpotensi Rugikan Negara Rp1,5 Miliar • Kejari Sikka Geledah Kantor Dinas PUPR dan Setda, Dua Boks Dokumen Pengadaan Watergen Samparong Disita • Juara dan Runner-up ETMC 2025 Kompak Absen di ETMC XXXV Flores Timur 2026 • Kapolres Ende Ajak Pelajar SMPN 1 Jadi Generasi Berkarakter, Disiplin, dan Anti-Bullying • 19 Tim Siap Bertarung di ETMC Flores Timur, 100 UMKM Gratis Berjualan, Trofi Bersejarah Perseftim Bakal Diarak Keliling Larantuka • Renungan Katolik Minggu, 1 November 2026 : Kekayaan Sejati Tidak Diukur dari Harta, tetapi dari Kedekatan dengan Allah • Sawah Terendam Banjir, Petani Tou Timur di Ende Berharap Penanganan Permanen dari Pemerintah • Askab PSSI Ende Tunjuk Cicih M. Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flotim • Proyek Watergen di Semparong, Sikka Bersumber dari Dana PEN, Berpotensi Rugikan Negara Rp1,5 Miliar • Kejari Sikka Geledah Kantor Dinas PUPR dan Setda, Dua Boks Dokumen Pengadaan Watergen Samparong Disita • Juara dan Runner-up ETMC 2025 Kompak Absen di ETMC XXXV Flores Timur 2026 • Kapolres Ende Ajak Pelajar SMPN 1 Jadi Generasi Berkarakter, Disiplin, dan Anti-Bullying • 19 Tim Siap Bertarung di ETMC Flores Timur, 100 UMKM Gratis Berjualan, Trofi Bersejarah Perseftim Bakal Diarak Keliling Larantuka • Renungan Katolik Minggu, 1 November 2026 : Kekayaan Sejati Tidak Diukur dari Harta, tetapi dari Kedekatan dengan Allah • Sawah Terendam Banjir, Petani Tou Timur di Ende Berharap Penanganan Permanen dari Pemerintah • Askab PSSI Ende Tunjuk Cicih M. Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flotim •
Daerah

Pelni Ende Pastikan Penjualan Tiket Sesuai Kuota Keselamatan Kapal

Redaksi  ·   ·  400 dibaca
Pelni Ende Pastikan Penjualan Tiket Sesuai Kuota Keselamatan Kapal

HARIAN FLORES.COM- ENDE — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ende memastikan penjualan tiket penumpang dilakukan sesuai kapasitas yang ditetapkan dalam sertifikat keselamatan kapal. Sistem penjualan tiket Pelni secara otomatis menghitung jumlah penumpang lanjutan dari pelabuhan sebelumnya dan penumpang yang akan naik di Pelabuhan Ippi Ende.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Cabang Pelni Ende, Haikal M. Djibran, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).

Haikal menjelaskan, kuota penumpang tidak ditentukan secara sembarangan, tetapi mengacu pada sertifikat keselamatan kapal. Jumlah penumpang lanjutan dan penumpang yang naik dari pelabuhan tertentu akan diakumulasi oleh sistem dan disesuaikan dengan kapasitas keselamatan kapal.

“Kalau kami dari PT Pelni sendiri mengikuti sertifikat keselamatan penumpang kapal. Penumpang lanjutan ditambah penumpang yang naik sudah sesuai dengan jumlah yang ditentukan,” jelas Haikal.

Menurutnya, sistem digital yang digunakan Pelni memungkinkan jumlah penumpang yang sudah terdaftar dari pelabuhan sebelumnya dapat diketahui. Dengan demikian, tiket yang masih dapat dijual akan menyesuaikan dengan kapasitas yang tersedia.

“Penjualan tiket sudah tersistem. Di sistem tersebut sudah terbaca berapa penumpang lanjutan dari pelabuhan sebelumnya dan berapa penumpang yang akan naik. Totalnya diakumulasi dan disesuaikan dengan jumlah yang ada di sertifikat keselamatan kapal penumpang kami. Kalau kuota sudah mencukupi, tiket dengan sendirinya habis,” katanya.

Untuk mencegah adanya penumpang tanpa tiket, Pelni Cabang Ende juga melakukan pengawasan mulai dari terminal penumpang, proses boarding, hingga penumpang masuk ke kapal.
Pengawasan juga dilakukan pada pintu-pintu masuk pelabuhan. Dalam pelaksanaannya, Pelni mendapat dukungan dari TNI Angkatan Laut, Polisi KP3, serta instansi terkait lainnya.

Haikal mengatakan, calon penumpang wajib melengkapi data diri dalam proses pembelian tiket. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan tiket digunakan oleh penumpang yang sesuai dengan identitas yang terdaftar.

“Untuk mencegah penumpang tanpa tiket, penumpang harus melampirkan data diri berupa KTP dan KK serta melalui penjagaan yang ketat di pintu masuk pelabuhan,” ujarnya.

Pelni Cabang Ende saat ini terus mendorong masyarakat untuk melakukan pembelian tiket melalui kanal digital resmi. Informasi mengenai ketersediaan tiket, jumlah tiket yang masih tersedia maupun sudah habis, serta harga tiket dapat dipantau melalui aplikasi Pelni Mobile.

Selain melalui aplikasi Pelni Mobile, pembelian tiket juga masih dapat dilakukan melalui loket cabang. Namun, penjualan melalui loket cabang telah dibatasi karena Pelni lebih memfokuskan pelayanan tiket melalui sistem digital.

Haikal mengimbau calon penumpang agar membiasakan diri membeli tiket melalui kanal resmi Pelni dan melakukan pemesanan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

“Kami berharap calon penumpang Pelni membiasakan diri membeli tiket melalui aplikasi digital resmi Pelni serta aware untuk membeli tiket dari jauh-jauh hari,” katanya.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan sistem pemesanan, Pelni juga menerapkan sejumlah pembatasan dalam proses pemesanan tiket. Satu akun dibatasi maksimal untuk tiga kode booking. Selain itu, terdapat batas waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikan proses pemesanan dan pembayaran.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan atau permainan dalam proses pemesanan tiket.

Pelni juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan tiket melalui media sosial atau pesan pribadi.

Haikal menegaskan bahwa PT Pelni tidak melakukan penjualan tiket melalui WhatsApp, Facebook, Direct Message (DM) Instagram maupun kanal tidak resmi lainnya.

Pembelian tiket dapat dilakukan melalui Pelni Mobile, serta kanal pembayaran atau layanan resmi yang telah bekerja sama, antara lain Livin' by Mandiri, wondr by BNI, BRImo, DANA, MyTelkomsel, dan loket cabang Pelni.

“Kami tidak melakukan penjualan tiket melalui WA, Facebook, DM Instagram dan lain-lain. Pembelian hanya melalui aplikasi resmi Pelni Mobile, kanal resmi yang tersedia, serta loket cabang,” tegasnya.

Untuk wilayah Ende, terdapat sejumlah kapal Pelni yang melayani masyarakat melalui Pelabuhan Ippi Ende.

Haikal menyebutkan, kapal Pelni yang menyinggahi Pelabuhan Ippi Ende antara lain KM Awu dan KM Wilis. Selain itu, terdapat KM Lawit untuk layanan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 90.

Pelni mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan laut agar memastikan tiket diperoleh melalui kanal resmi, melengkapi dokumen identitas, serta melakukan pembelian lebih awal guna menghindari kehabisan tiket menjelang jadwal keberangkatan***(EB)

Bagikan: